Pages

Kamis, 05 Februari 2015

Sweet Seventeen :)







Sweet Seventeen moment ulang tahun yang paling di tunggu-tunggu para remaja. moment di mana para remaja mulai beranjak ke umur yang lebih dewasa. moment ulag tahun suatu yang di tunggu-tunggu bagi setiap orang begitu juga bagiku. 

Senin, 02 Februari 2015

I was ready policewoman in 2015

         Menjadi anggota polri adalah impianku sejak duduk dibangku SMA tapi aku sadari masih banyak kekuranganku di fisik maupun kesehatan tapi aku tak berputus asa.
Banyak kata yang memotivasi aku untuk selalu semangat dalam mengapai impianku itu.
Usaha dan berdoa itu adalah hal yang paling penting di lakukan jika ingin semuanya terwujud karena tanpa usaha sia sialah semuanya.
"Kalau mau berhasil ya usaha, jangan hanya sekedar mimpi. Apa gunanya mimpi kalau gak ada usaha. PERCUMA!!!!" Ucap salah satu rekanku
membaca line dari rekanku itu seketika tanganku mengepal dan semangatku mengebu.
Sudah dua kali aku jalani cek kesehatan pertama waktu aku duduk di bangku kelas 11 hasil dari cek up kesehatanku masih banyak sekali kekurangku pertama masalah gigi.Gigi bawahku masih belum rata dan rengang. 
Beberapa hari kemudaian setelah Pulang cek up aku langsung kedokter gigi
" itu tak menjadi masalah yang berarti asalkan rengangnya tidak lbh dari 1 cm dek" ucap salah satu dokter gigi yang tampan di purwodadi 😍
"aku menghela nafas lega."
Kedua di telingaku ada penyumbatan aku obati satu persatu salah satu kekurangganku ini.
lalu yang ketiga kekuranganku yang paling mengecangkan dan paling mengejutkan aku "AMBEAIN"
"oh, tuhan aku punya ambien." Gumanku dalam hati.
dr. Yayuk menyarankan untuk operasi atau pengobatan alternatif. Saran dari bu yayuk pun aku sampaikan kepada orang tuaku. kedua orang tuaku mencarikan obat alternatif untuk mengurangi benjolan yang ada di anusku. Tapi itu tak berpengaruh besar bagiku. Lalu pada tahap cek Up Kedua di rs bhayangkara semarang di cek keseluruhan kesehatanku masih Sama namun x kakiku berkurang dan telingaku sudah bersih. namun, lagi Lagi ambienku masih Ada tapi kali ini harus di tangani lebih cepat karena pendaftran Brigadir polri sebentar lg akhir atau gak ya awal maret setelah berbincang kepada orang tuaku mereka memutuskan untuk melakukan operasi ambienku aku.
" kapan Kamu mau operasi, sudah siapakah kamu operasi?." Tanya ibuku
"Aku Mengela ludah dan mata melotot."
"Siap Secepatnya." Jawabku
Aku Harus melawan dan harus berani menahan rasa sakitnya nanti banyak orang yang bilang operasi yang paling sakit itu adalah operasi ambien! Operasi ini rasa sakitnya setara dengan orang melahirkan. "Oh tuhan semakin menciutlah nyaliku."
Tapi aku harus kalahkan nyali ciutku ini untuk mencapai impianku ini.
         21 januari 2015 baru pertama kali aku masuk ruang operasi dan ku liat sisi ruang kanan dan kiri semua penuh dengan alat alat medis yang siap mengoperasiku.
memang saat operasi aku tak merasakan rasa sakit karena efek obat bius yang di suntikan di tubuhku. Begitu operasi selesai dan aku keluar dari ruang UGD aku masih bisa tersenyum.
Tapi, begitu Obat bius habis.
"Ohhhh Tuhan rasa sakitnya tak tertahankan." Aku terus menangis kesakitan berbaring di ruangan tempatku di rawat seharian penuh hanya berbaring tak boleh duduk dan hanya menahan kesakitan. 5 infus habis selama aku di rawat di sana. 
         Pasca aku selesai operasi Ibuk dan Kakak ku serta Kakek ku begitu telaten merawatku dan menungguiku di Rumah sakit dan begitu sabar merawatku hingga sembuh seperti ini. 
ayahku sibuk mengurus usahanya. namun ayahku tetap memberi suport serta perhatian kepadaku. Terimakasih kelurgaku tersayang!
dan masih ada lagi kekuranganku yang lain. tapi aku coba satu persatu membenahi kekurangaku dalam segi kesehatan. karena" TIDAK ADA MANUSIA YANG SEMPURNA" karena kesempurnaan hanya milik TUHAN! kita hanya bisa merawat sebaik-baiknya apa yang di berikanya kepada kita. salah satunya menjaga kesehatan kita karena kesahatan itu MAHAL HARGANYA! 
         Semoga perjunganku terbayarkan dengan  aku lolos menjadi Brigadir Polri 2015 AMINNNNNN
 semua ini aku lakukan semata-mata demi MEMBANGGAKAN KEDUA ORANG TUAKU! 
Doa kan aku ya kawan. semoga aku berhasil 



***FOTO SAAT OPERASI****


Jumat, 02 Januari 2015

Miss you

Aku tahu arti merindu itu apa
aku rindu saat jauh dari mu
saat dimana kita jauh
kita tak lagi jumpa tak saling menyapa tak saling senyum
Yang hanya bisa ku lakukan hanyalah mengingatmu...
Mengingat semua tentang kita
tentang kenangan indah kita berdua
ku hanya bisa memandangi foto foto kenangan kita aku merindukanmu saat jauh darimu
Di kesunyian malam Aku sendiri sunyinya malam ini membuatku larut dalam kesepian yang mendalam dan kesendirian
ku hanya bisa mendengar rekaman suaramu saat kau mengucap selamat ulang tahunku ke 17 yang lalu. Aku tak bisa mengungkapkan perasaanku saat ini lewat kata kata lagi, hanya tetesan air mata yg menetes di pipi ini yang mampu mengungkapkan perasaanku saat ini
I miss you ({})

Jumat, 26 Desember 2014

Perpisahan hanya meninggalkan raga BUKAN MENINGGALAKAN HATI

Selamat Jalan pakdhe,
Pakdhe adalah Kakak dari ayah. Setelah di rawat beberapa bulan dan sering kali berpindah pindah rumah sakit untuk menyembuhkan penyakitnya tapi tak ada hasil obat dan bius hanya membuat pakdhe bertahan hidup bukan menyembuhkannya. Terlepas dari infus dan obat obatan pakdhe mengajak pulang dari rumah sakit. Aku tau maksud pakdhe itu bukan pulang ke rumah tapi pulang ke surga.
   11 Desember 2014 tepat pukul 13.00 pakdhe telah tiada. Suara tangisan pun pecah tak terelakkan lagi sanak saudara sekalian sudah mengikhlaskan kepergianmu pakdhe "Selamat Jalan Pakdhe" semoga kau tenang di sana kami Di sini akan selalu merindukanmu
   Sebagai bentuk Pernghormatanku, ku beranikan diri untuk jalan di depan keranda jenazahmu dan menaburkan bunga di sepanjang jalan menuju periistirahatan terakhirmu Dan menyaksikan proses pemakaman.
AKU PERCAYA PERPISAHAN HANYA MENINGGALKAN JIWA BUKAN MENINGGALKAN HATI


Sabtu, 27 September 2014

SPECIAL DAY FOR YOU












H-1 sebelum dia berulang tahun aku berpura-pura tak membalas sms maupun whatsapp darinya. Memang hal itu aku sengaja untuk memberikan kesan tersendiri untuknya.
Pagi-pagi buta aku bangun dan bergegas menuju kesekolah. Sesampainya di sekolah, aku terkejut karena seluruh siswa satu-satunya yang sudah datang.
 Ahhh sudahlah ..... Mungkin memang aku yang terlalu pagi ke sekolah. Tapi, tak mengapa aku lakukan semua ini untuk memberi kejutan kepada orang yang special dihati, karena hari itu dia berulang tahun.
Ku parkirkan sepeda motorku di depan kelasku dan aku letakan tas ransel di dalam kelasku, lalu aku menuju ke kelasnya dan menata meja serta kursi. Ku hiasi mejanya dengan kartu ucapan “Selamat Ulang Tahun” dari teman-temannya dan 3 tangkai bunga mawar diatasnya. Tak hanya meja, kursi tempat duduknya aku beri juga kartu ucapan serta taburan bunga mawar di atasnya. Surpiseku tak berhenti sampai situ saja. Aku tempel kertas print yang berisi fotonya yang paling jelek. Mungkin foto itu adalah Aib baginya :D Ku tempatkan print foto itu tadi dipapan pengumuman kelasnya serta di depan pintu kelasnya.
Kejutan pertama finally ......
“Teet....teeet....teet”. Bel istirahat berbunyi. Karena hari itu tepat dia berusia 17 tahun menjadi sasaran empuk bagi teman-temannya untuk membullynya. Dia di bully habis-habisan oleh teman-teman kelasnya. Dia diarakan masuk ke ruangan kelas-kelas XII
Tepat pukul 14.30, jam kegiatan belajar mengajar telah usai. Sepulang sekolah aku meminta bantuan teman-temanku untuk memberikan kejutan selanjutnya di sebuah ruangan kelas dan disanalah aku memberikan kejutan untuknya. Ku berikan kue tart dengan nyala lilin berangka 17 dan bertuliskan nama “HELIA ARDINTA Sweet Seventeen. Serta iringan musik untuknya. Ku lihat wajahnya di menunjukan ekspresi terkejut saat menerima kejutan dariku.
Setelah nyala lilin ditiupnya dan ia berdo’a. “Aku berharap apapun do’anya dihari ulang tahunnya itu dapat terkabulkan. Aminn” kue tart yang utuh tadi terpotong dan potongan pertama dia berikan serta dia menyuapkan potongan tart tadi untukku. Salah satu temanku mengabadikan moment itu dengan kamera kesayanganku.
Tanpa basi-basi, setelah Dinta menyuapiku, teman-temanku langsung menyerbu kuenya dan memakannya. Sisa cream tadi menjadi bahan kejailan teman-temanku untuk mengoleskan cream tadi kemuka Dinta. Sehingga, kami malah asyik bermain dengan cream tart tadi lalu aku memberikan kado yang aku persiapkan jauh-jauh hari yang berjumlah 8, yang mengandung arti “BULAN KELAHIRANYA” dan disalah satu kadoku tadi ada kartu ucapan dari serta dari teman-temannya yang berjumlah 27 yang mempunyai arti “TANGGAL DIMANA IA LAHIR” tertempel rapi dikertas asturo warna merah, ditengahnya ada tempelan angka 17 yang mengandung arti “dimana ia berusia 17 tahun”.
Ketika ia menerima kejutan dariku ia hanya tersenyum kecil dan tersipu malu “Makasih banyak ya, aku gak bisa berkata-kata banyak” Ungkapnya padaku. Ruangan kelas ini telah memiliki banyak kesan serta moment dimana ia telah merayakan Ulang Tahunnya bersamaku untuk yang kedua kalinya.
Kejutan selesai .................
Aku berharap semoga ia menyukai pemberian kejutan dariku bahkan dapat mengenang moment ini dalam hidupnya.



“Doaku Untuknya”

Waktu berganti, hari berganti, tahunpun berganti tanpa ada yang mampu menghentikan walau sekejap saja.
 Bergantinya waktu, hari dan tahun membuatku dipertemukan lagi dengan hari ini, hari dimana tepat bertambah 1 tahun usiamu.
Waktu berlalu tanpa terasa namun semua telah meninggalkan banyak rasa dan cerita.
Rasa manis yang sering kita rasakan itu sebenarnya mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dan kau salah satu sebab yang telah membuatku merasa sangat bersyukur.
Namun tak jarang kita juga dihadapkan dengan rasa pahit yang melanda yang kadang mengusik jiwa, meski begitu kau juga yang mengajarkan arti kesabaran untukku.
Memberi warna dalam hidupku, mengajarkan arti kehidupan untukku.
Semoga dengan bertambahnya usiamu menambah kedewasan baru untuk hidupmu, yang juga memberi pengaruh baru untuk kita berdua.
Semoga kelak kau dapat menjadi sosok yang lebih dewasa dengan segala kelebihan dan sedikit kekurangan. Aminn.




Tangisku Dalam Doa

Tuhan aku lelah dengan semua ini
" apa salahku tuhan?"
Sungguh aku tak kuasa menjalani cobaanmu yang begitu berat bagiku.
Aku hanya menunggu ia sembuh dan menanyakan kepastian hubungan kami. Karena sudah 2 hari ia tak menghubungiku dan memberi kabar untukku. Mungkin ia menuruti permintaan orangtuanya untuk mengakhiri hubungan ini.
Memang ini berat bagiku tuhan karena rasa sayang ini terlalu jauh untuknya. aku hanya bisa berdoa berilah yang terbaik untuk dua insan yang saling mencintai ini tuhan. Jangan pisahkan kami aku mohon 🙏

Senin, 22 September 2014

MENGUBUR SELAKSA KECEWA

        Tak tega melihatnya terbaring lemas dengan infus di tanganya.
 Namun, aku tak bisa berbuat banyak. bicara pun tak berani karena orangtuanya terus melihatku dengan tatapan ketidak sukaanya padaku. Aku hanya terdiam di tempat duduk. Tidak sedikitpun orangtuanya mengajakku berbincang, mereka hanya mengajak berbincang teman-temanku. Namun, aku tak ingin menunjukan rasa kekecewaanku. Aku tak ingin dia menanyakannya karena saat ini yang terpenting bagiku itu kesehatanya. Aku tak ingin dia memikirkan keadaanku.
      Sebuah pertanyaan : " Apa yang membuatmu tetap tegar meski ujian dalam hubungan tak henti menerpa kedua insan yang berjanji untuk tetap menjaga sebuah cinta?".
Aku bisa bertahan karena aku memiliki komitmen yang kuat. Sebelum kami menjalin hubungan tidaklah mudah sewaktu dulu aku bisa membuatnya melirik padaku sampai akhirnya aku bisa membuatnya cinta padaku. Aku tak akan menyia-yiakan cinta yang dulu ku inginkan.
2 tahun bukanlah waktu yang sebentar bagi kami menjalin hubungan dengan suka cita serta duka yang kami rasakan bersama. Memang benar kata orang mempertahankan jauh lebih sulit daripada saat mendapatkanya.